SAVE UNIKAJA.COM

Salam Hangat,

Luangkan Waktu Sejenak 1-2 Menit untuk membaca ini sebelum membaca artikel dibawah. Seperti yang kita ketahui bersama blog unik semakin jarang memakai domain sendiri Blog tersebut bertumbangan dikarenakan kesibukan admin pada pekerjaan offline, kurang menariknya pendapatan online yang hanya mengandalkan iklan. Tidak seperti di Luar Negeri Blog/ Website tidak hanya mengandalkan Iklan tapi juga donasi pembacanya. Tanpa panjang lebar Admin UNIKAJA.com mencoba donasi (bukan mengemis) dari pembaca, pengguna dan yang mengambil manfaat dari blog ini. Admin membuka donasi dalam bentuk pengiriman Pulsa AS TELKOMSEL (bisa elektrik atau Transfer pulsa) ke NO. 0823-1948.9600. Dari pulsa yang terkumpul akan digunakan untuk perpanjangan Domain yang berakhir Agustus 2014, update berkala dan menghilangkan iklan yang tersisa di blog ini. Besar Kecilnya Donasi Pulsa dari anda kami hargai dan tentu saja kami banyak mengucapkan terima kasih.

'Karabash' Kota Berpolusi Terparah di Planet Bumi

Share
Info Lowongan Kerja Bank BUMN CPNS Pertamina Terbaru 2014
Karabash merupakan sebuah kota kecil di kawasan Chelyabinsk, Rusia. Kota berpenduduk 15 ribu orang itu mulai ramai sejak tahun 1822, setelah para penambang menemukan cadangan emas di kawasan tersebut.

Di awal abad ke-20, penambang juga mulai menggali tembaga dari perut bumi. Sayangnya, setelah beberapa dekade biji tembaga dikuras dan masyarakat mendirikan pabrik peleburan logam, kota itu kemudian berubah menjadi kawasan darurat ekologi.




Seperti dikutip dari EnglishRussia, 6 Januari 2011, setiap tahun, pabrik itu mengeluarkan 180 ton gas yang kemudian jatuh ke bumi dalam bentuk hujan asam di kawasan sekitarnya. Sebagai bukti parahnya polusi dan hujan asam itu, pegunungan di sekitar Karabash kehilangan seluruh pohonnya.

Kota Karabash sendiri sangat berdebu, masyarakat kerap mengalami gangguan pernafasan. Tumor, eksim, batu ginjal, pikun, pertumbuhan tidak normal, dan kelumpuhan otak merupakan penyakit yang umum terjadi.

Pada sungai yang mengalir di kota itu, konsentrasi zat besi mencapai 500 kali lipat dibanding rata-rata. Tidak ada tumbuhan yang mampu hidup dalam jarak 100 meter dari pinggir sungai.

Meski kondisi ekologi di Karabash sudah mulai membaik, fasilitas perawatan sudah mulai dibangun, akan tetapi kondisi daerah itu masih jauh dari normal. Gas dan asap yang keluar dari proses peleburan tembaga terus dihembuskan. Padahal emisi itu tidak pernah disaring sebelumnya. Gundukan material limbah pabrik juga mencapai tinggi lebih dari 50 meter.

Black Top Mountain, gunung di Karabash yang kehilangan hijaunya 

Dengan hujan asam yang turun terus menerus, nyaris seluruh vegetasi mati. Hujan angin juga menghanyutkan tanah dan gunung-gunung berubah menjadi bongkahan batu.

Akhir 1989, pabrik di Karabash dihentikan karena situasi ekologi yang semakin parah. Seperlima penduduk kehilangan pekerjaan dan kota itu mengalami periode krisis. Namun meningkatnya masalah akibat sosioekonomi membuat produksi pabrik di kota itu kembali digulirkan pada tahun 1998. (hs)


Info Lowongan Kerja Bank BUMN CPNS Pertamina Terbaru 2014

SAVE UNIKAJA.COM

Salam Hangat,

Luangkan Waktu Sejenak 1-2 Menit untuk membaca ini sebelum membaca artikel dibawah. Seperti yang kita ketahui bersama blog unik semakin jarang memakai domain sendiri Blog tersebut bertumbangan dikarenakan kesibukan admin pada pekerjaan offline, kurang menariknya pendapatan online yang hanya mengandalkan iklan. Tidak seperti di Luar Negeri Blog/ Website tidak hanya mengandalkan Iklan tapi juga donasi pembacanya. Tanpa panjang lebar Admin UNIKAJA.com mencoba donasi (bukan mengemis) dari pembaca, pengguna dan yang mengambil manfaat dari blog ini. Admin membuka donasi dalam bentuk pengiriman Pulsa AS TELKOMSEL (bisa elektrik atau Transfer pulsa) ke NO. 0823-1948.9600. Dari pulsa yang terkumpul akan digunakan untuk perpanjangan Domain yang berakhir Agustus 2014, update berkala dan menghilangkan iklan yang tersisa di blog ini. Besar Kecilnya Donasi Pulsa dari anda kami hargai dan tentu saja kami banyak mengucapkan terima kasih.